Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

PORTOFOLIO

FOTO MUHAMMAD ADAM MUBAROK


Portofolio ini mungkin sangat sederhana, di tulis dari orang yang sederhana. Hehe. Oke deh, saya akan memperkenalkan diri saya sesingkat mungkin yang saya bisa. Perlu mas dan Mba ketahui. Portofolio ini tidak cukup menggambarkan pribadi seseorang seutuhnya. Akan tetapi pembaca akan melihat sisi dari beribu sisi dari diri saya yang maha kerdil ini. Haha bijak juga saya. Jadi, yang saya harapkan Mas dan Mba bisa mengambil sisi positif dan potensi yang saya punya saja yak. 

Nama saya M. Adam Mubarok SH, saya lulus kuliah  di tahun 2019 di Yogyakarta, awal permulaan Covid-19 menunjukan batang hidungnya. Artinya, kelulusan saya sudah di sambut dengan sosial distancing, jaga jarak hingga perbatasan wilayah, hehe. Peluang dan karir mungkin tidak semulus dengan tahun sebelum terjadinya pandami. Dari itu saya berusaha untuk menggali dan mencari potensi dan hobi saya saat ini, yaitu menulis, ngeblog, berdiskusi hingga mencari kesibukan baru lainnya.

Dari Hobi menjadi Cerita

Sejak kecil saya sudah didik oleh keluarga yang sederhana. Orang tua saya sangat membebaskan saya kemana saya mau. Saya suka jalan-jalan dan seringkali menentukan jalan hidup saya sendiri. Sejak lulus SMP pun saya nggak mau sekolah di kampung. Buat saya perantauan adalah hal yang menyenangkan sekaligus sebagai tantangan. Dari kebebasan ini lah saya lebih suka mencari dan belajar dari apa yang saya suka. Dari mulai membaca buku-buku di kampus, berdiskusi ala ngopi di tongkrongan. Tempat tingkrongan ini buat saya bukanlah tempat bicara omong kosong saja. Lebih dari itu, di sana saya bisa menemukan kehangatan persahabatan, inspirasi dan gagasan.

Dari sedikit dan banyaknya buku yang saya baca ini, saya sering kali merenung dan menuliskannya di Blog pribadi saya ini. Menulis mungkin sudah menjadi kesenangan saya. Saya jadi tau banyak hal dan belajar dari banyak dengan menulis. Yak belajar itu semuanya baik, seru untungnya saya menyukai itu.

Bukanarasi.com sebenarnya website yang baru saya beri domain pas awal padami. Awalnya blog saya tidak memiliki nama dan desain yang bagus. Ya kemudian saya mengulik sendiri, mencari nama yang tepat hingga menjadi nama website pribadi saya ini.

Selain menulis, di blog. Jujur saya masih belum terlalu berani menulis di media besar. Tapi dari belajar menulis ini saya mendapat penghargaan. Meskipun penghargaaan ini belum ada apa-apanya. Tapi cukup untuk membuat saya bangga.

Sertifikat festival Pemuda 2019


Suka dengan seni dan Visual

Jiwa seni dan kesukaan saya pada dunia visual mungkin telah ada sejak kecil. Sejak kecil Almarhum Kakek saya sering sekali membuatkan saya mainan dari bahan-bahan alam. Seperti perahu, kuda-kudaan berkepala kambing asli, mainan dari tanah liat, membuat kaligrafi dengan kayu dan kerajinan lainnya. saya sangat suka memperhatikan proses pembuatan yang dibuatkan Kake saya itu. Mungkin dari sinilah, jiwa-jiwa seni saya muncul. 

Sejak kecil saya juga sering mewakili perlombaan menggambar kaligrafi di kabupaten, sekolah. Namun bakat itu tidak bisa saya teruskan, mungkin karena akses dan kesempatan tidak menyambut baik. 

Di kampus saya mendalami seni grafis, membuat vektor, mendesign acara kegiatan kampus dan sempat juga menduduki bidang media yang bertugas medesain pamplet seminar dan banyak hal. Dari mulai iseng dan mengisi kekosongan ini, lambat laun asik juga dan lumayan menghasilkan. ini beberapa contoh model iseng-iseng saya ;

Vektor M. ADAM mubarok
Nurkholis Madjid vektor
Moh Salah vektor design

Menyukai juga seni Sastra, meski bukan sastrawan

Selain masalah edit mengedit gambar vektor. kadang iseng-iseng membuat puisi dan kata-kata sok puitis lainnya. Ada beberapa penulis puisi yang saya gemari seperti; Joko Pinurbo, Usman Arumy, Sapardi hingga yang paling ngehits di masanya Ws Rendra. Semuanya memiliki gaya dan karakter masing-masing. Saya sempat menulis beberapa puisi yang saya narasikan lewat video dan gambar visual. Mungkin karya ini sangat mungil yang tidak sehebat Maestro Kang Wendra dan Jokpin. Agak genit saya ingin menunjukan bait salah satu puisi saya.

Se cantik namanya 

Si cantik namanya, ia hidup bersama luka. Temanya pedih dan jalanya sunyi.

Sang Tuna cinta melorotkan imanya, meletakan Alkitab di atas kepalanya. 

Setelah selesai ia kenakan dengan hati yg gelisah.. barang kali Alkitab itu merasa luka menyaksikan ia tersandung kasus penodaan agama.. -

Ah ,Hidup nya penuh jalan terjal, tak ada warung untuk sebentar saja melepas lelah, 

meminum dahaga menghembuskan  awan kecil berlaga lega.

Ia menatap tanya " siapa yang salah, takdir atau cita ?  yang salah bukan derita, yang salah adalah dunia yg tak bisa mengusap air matanya.  Ia menghardik pedih sambil melotot sejadi jadinya.


Sertifikat M adam Mubarok

 
Sertifikat pserta even hunter



Kegemaran saya pada bidang seni ini membuat hidup saya tak kosong yang hanya berjalan melakukan aktivitas membayar setoran dan kredit. Kadang saya bermain musik gitar,piano bernyanyi dan berdendang. Itu semua bagian dari hidup ko. Ingat! ada kopi yang perlu di hirup ada sepotong pisang goreng yang mesti dinikmati di pagi hari. Buat saya hidup janganlah terlalu di buat serius. Hidup ini lucu tau!. Jangan terlalu kaku nanti urat pada pegel. Mungkin kata "Enjoy in your life" adalah cara saya menggauli hidup. Sekian Mba dan Mas. semoga tulisan portolio ini membuat Mas dan Mba bisa berkesan yak. Amin.